Menulis Ulang Naskah Kehidupan

"Dulu waktu kecil, cita-cita Ayah apa?" tanya si bungsu kepada saya suatu hari. "Cita-cita Ayah gonta-ganti. Pernah Ayah pengen jadi pemadam kebakaran, pilot pesawat tempur, pebalap motor... banyaklah," jawab saya. "Berarti Ayah gak berhasil ya? Kok sekarang kerjanya di Kementerian Keuangan?" lanjutnya. "Bukan gak berhasil, tapi kadang-kadang cita-cita kita bisa berganti seiring waktu. Sekarang Adik pengen jadi polisi, bisa jadi beberapa tahun lagi Adik pengen jadi pemain bola. Yang penting sekarang Adik belajar yang rajin dan nabungnya banyakin!" saya coba memberikan jawaban sesederhana mungkin agar bisa dipahami oleh anak usia 7 tahun. Tentang Keluarga Momen-momen berharga seperti pernikahan, kelahiran anak, dan lika-liku kehidupan menjadi orang tua benar-benar membuka kembali mata saya bahwa naskah kehidupan bisa ditulis ulang. Bukan bermaksud menentang takdir tapi ini semacam ikhtiar yang memang layak untuk dilakukan. Jika tadinya saya hanya ...