Hal-hal dan Dana yang Perlu Dipersiapkan Selama Kehamilan dan Persalinan

Kelahiran seorang anak dalam sebuah pernikahan adalah sebuah berkah dan anugerah terbesar yang ditunggu-tunggu oleh pasangan suami-istri.  Anak bisa memberi kebahagiaan pada keluarga, khususnya orang tua, dan membawa kehidupan rumah tangga menuju ke level selanjutnya.  Namun terkadang, para orang tua belum mempersiapkan kebutuhan sedini mungkin untuk menyambut kehadiran buah hati.  Hal ini bisa dikarenakan orang tua masih awam (biasa terjadi pada kehamilan anak pertama) dan/atau orang tua terlalu sibuk dengan kegiatan masing-masing.

Blog ini saya tulis untuk membantu para orang tua baru untuk mempersiapkan segala keperluan dan biaya selama kehamilan hingga setelah persalinan, berdasarkan pengalaman saya yang baru saja mendapatkan putri pertama.  Namun demikian, tulisan ini bukan bermaksud untuk menggurui, hanya sekedar berbagi pengalaman pribadi, dengan harapan para orang tua baru bisa memperoleh sedikit gambaran apa saja yang perlu dipersiapkan dan berapa biaya untuk segala persiapan tersebut.  Namun demikian, segala hal dan biaya yang saya tuliskan termasuk relatif/fleksibel, artinya kebutuhan bisa berbeda antara orang tua satu dengan lainnya dan biaya tergantung pada prosedur/metode yang digunakan, lokasi, serta berbagai faktor lainnya.  Selain itu, para calon orang tua baru disarankan tetap mencari berbagai referensi dari sumber-sumber lain yang terpercaya, termasuk dari pengalaman orang-orang terdekat.

Keterangan :
1. Semua biaya nominal yang tertulis dalam Rupiah;
2. Standar biaya yang digunakan berdasarkan pengalaman dari wilayah Kota Medan (bisa berbeda dengan wilayah lain);
3. s.d. = sampai dengan.



Persiapan Kehamilan

Untuk mengetahui apakah istri hamil, bisa diketahui dengan melihat/merasakan tanda-tanda kehamilan seperti emesis gravidarum (mual saat hamil), terlambat atau tidak datang bulan, dan perubahan hormonal lain.  Untuk memastikannya, Anda bisa melakukan pengecekan ke bidan, dokter, atau melakukan pemeriksaan secara mandiri menggunakan test pack.  Opsi terakhir adalah yang termurah.

Biaya cek ke bidan : 20.000 s.d. 50.000;
Biaya cek ke dokter (dengan metode Ultrasonografi -USG), termasuk vitamin : 250.000 (USG) s.d. 500.000 (USG + vitamin);
Harga Test Pack (sekali pakai) : 5.000 s.d. 50.000.  Untuk memastikan kehamilan, bisa melakukan cek test pack lebih dari sekali, disarankan menggunakan merk berbeda.

Sampai disini, jika istri positif hamil, saya ucapkan selamat.  Selanjutnya silahkan melakukan pemeriksaan rutin dan berkala -umumnya 1 bulan sekali- ke bidan atau dokter (estimasi biaya seperti tertulis diatas).  Saya menyarankan untuk memeriksakan kehamilan ke dokter dengan menggunakan USG karena kondisi kehamilan dan kesehatan bayi bisa diketahui secara pasti dan real time.  Termasuk apakah ada kista yang menyertai, atau kelainan posisi bayi, dan permasalahan lain.  Kemudian persiapkan juga tabungan untuk keperluan tambahan seperti di bawah ini :

Susu Kehamilan : 70.000 s.d. 300.000 (tergantung merk dan ukuran kemasan).  Jangan lupa juga untuk rutin mengkonsumsi vitamin yang diberikan dokter atau bidan dan makan makanan sehat, seperti cukup buah, sayur, nasi merah, bubur kacang hijau, daging putih, dan cukup air putih.  Dan yang terpenting cukup istirahat.

Kesimpulannya, estimasi untuk biaya kehamilan rutin yang perlu dipersiapkan setiap bulan, sekitar 600.000 s.d. 1.000.000.  Biaya akan jauh lebih murah jika menggunakan jasa bidan.  Namun sekali lagi, saya menyarankan pemeriksaan kehamilan melalui metode USG, meskipun tak ada salahnya menggunakan jasa bidan.

Biaya bisa bertambah apabila ditemukan kelainan atau masalah pada kehamilan.  Pada bulan terakhir masa kehamilan, biasanya dokter akan menyarankan pemeriksaan USG yang lebih intens.  Jika biasanya pemeriksaan dilakukan sebulan sekali, maka bisa menjadi seminggu sekali.  Namun menurut pengalaman saya, jika kondisi kehamilan sehat dan normal, maka dokter tidak keberatan jika pemeriksaan USG tetap dilakukan sebulan sekali, dengan catatan jika menjelang minggu terakhir sebelum persalinan tidak terjadi pembukaan, maka dokter akan melakukan pemeriksaan dalam (manual).

Selain itu, biaya akan bertambah jika Anda melakukan ritual/syukuran 7 bulanan.  Saya tidak melakukan hal tersebut karena setiap momen dan saat kehamilan adalah hal yang patut disyukuri, karena itu saya tidak bisa memperkirakan biayanya.



Persiapan Untuk Bayi dan Pre-partus

Untuk menyambut kelahiran bayi, jangan lupa mempersiapkan segala keperluan buah hati, seperti perlengkapan mandi, pakaian, dan sebagainya.  Untuk menghindari masa kadaluarsa, perlengkapan mandi dan bedak bayi sebaiknya dibeli di saat bulan terakhir masa kehamilan (usia kehamilan 30 minggu keatas), jangan lupa selalu mengecek tanggal kadaluarsa.

Perlengkapan mandi bayi biasanya dijual dalam kemasan khusus 1 set (berisi bedak, shampoo, sabun mandi, lotion, gel rambut, dan baby oil).  Estimasi harga berkisar 30.000-50.000.

Diutamakan untuk memberikan ASI eksklusif pada bayi Anda hingga usia 6 bulan dan dilanjutkan hingga usia 2 tahun.  Namun demikian, terkadang bayi susah menyusui pada puting ibu, ASI tidak keluar, atau ibu belum bisa menyusui pascaoperasi, dan berbagai permasalahan lain.  Karena itu, botol susu bayi yang dilengkapi dengan dot adalah sebuah kewajiban.  Pilihlah botol/dot yang sesuai dengan usia bayi.  Estimasi harga berkisar 30.000-150.000.

Selain perlengkapan mandi dan minum, orang tua juga wajib menyediakan pakaian bayi dan perlengkapan persalinan, seperti :

Popok (beli minimal selusin);
Bedong bayi (selusin);
Gurita bayi (selusin);
Baju dan celana bayi (masing-masing selusin);
Sarung tangan dan kaos kaki bayi;
Perlak bayi;
Bantal-guling bayi;
Selimut bayi;
Kerudung anti nyamuk;
Handuk bayi;
Waslap bayi;
Topi bayi;
Bak mandi bayi;
Baju gurita untuk ibu setelah melahirkan (minimal 3 buah);
Pembalut khusus wanita melahirkan;
Kain sarung untuk dikenakan ibu saat/setelah melahirkan;
Bra khusus untuk ibu menyusui;
Kain gendongan untuk bayi;
Tisu kering dan basah (dalam jumlah banyak);
Tas khusus untuk menyimpan keperluan ibu dan bayi saat melahirkan.  Nantinya sebagian perlengkapan itu disimpan dalam tas dan dibawa ke klinik/RS saat ibu hendak melahirkan.

Estimasi biaya yang diperlukan untuk pembelian pakaian bayi dan perlengkapan persalinan sekitar 1.500.000 s.d. 2.500.000.  Saya sarankan untuk membeli keperluan-keperluan tersebut di pasar tradisional yang harganya bisa ditawar, namun untuk perlengkapan mandi dan minum, sebaiknya dibeli di supermarket untuk menghindari produk palsu.



Persiapan Persalinan/Melahirkan

Jika tanda-tanda persalinan muncul, seperti kontraksi intens yang tak tertahankan dan merembes/pecahnya air ketuban, maka suami perlu mempersiapkan segala perlengkapan ibu dan bayi yang telah disimpan dalam tas khusus.  Tas ini dibawa ke rumah sakit atau klinik tempat istri melahirkan.  Jadi, jika sewaktu-waktu bidan/perawat/dokter memerlukan sesuatu, bisa didapat dengan mudah dan cepat.  Sebisa mungkin akses kendaraan yang mudah (disarankan roda 4 -mobil).  Menurut pengalaman saya, dokter akan memberikan sebuah surat pengantar yang bisa digunakan untuk mendapatkan layanan prioritas.  Jadi sewaktu-waktu tanda-tanda persalinan muncul, ibu bisa mendapatkan layanan khusus dari RS, termasuk ambulans yang datang menjemput dan langsung ditangani oleh dokter bersangkutan, kapan pun diperlukan.  Jika pasien -ibu hamil- memiliki surat pengantar ini, maka pihak RS wajib menghubungi dokter yang menangani, tak peduli jam berapapun.

Ilmu medis modern memberikan alternatif atau opsi lain untuk melahirkan buah hati, yaitu dengan metode bedah/operasi caesar.  Metode ini sering disebut instan karena lebih cepat dari partus (persalinan normal).  Tetapi sebenarnya operasi caesar seharusnya hanya dilakukan jika terjadi kelainan kondisi kehamilan, atau risiko persalinan tinggi.  Jika memungkinkan, sebaiknya proses melahirkan dilakukan secara normal.  Metode bedah caesar memerlukan biaya yang lebih mahal, perawatan dan konsumsi obat lanjut, serta waktu pemulihan ibu yang lebih lama.

Karena saya berprofesi sebagai PNS, maka biaya operasi caesar istri dibiayai dari BPJS PNS (Askes), namun estimasi biaya bisa digambarkan sebagai berikut :

Partus/persalinan normal di klinik/bidan : 600.000 s.d. 1.000.000; atau
Melahirkan di rumah sakit (normal dan/atau melalui operasi, tanpa indikasi kelainan lainnya) : 3.000.000 s.d. 20.000.000 (non BPJS/Askes dan tergantung kelas kamar yang diambil).  Jika memilih untuk melahirkan di RS, sebaiknya melakukan survei mengenai biaya, jenis kamar yang disediakan, dan layanan.  Tak ada salahnya meminta brosur mengenai harga kamar.


Istri saya melahirkan di RSU Mitra Sejati di Kota Medan, dengan menggunakan fasilitas BPJS PNS (Askes) dan mengambil kamar kelas I (sejatinya mendapat kelas III) selama tiga hari.  Untuk kenaikan kelas kamar, saya dikenakan tambahan biaya 175.000/hari ditambah biaya administrasi 60.000.  Rincian biaya adalah :

Kamar : 175.000 x 3 hari = 525.000;
Administrasi : 60.000.

Total biaya : 525.000 + 60.000 = 585.000
Ada obat antibiotik yang tidak ditanggung oleh BPJS/Askes dan harus saya beli sendiri seharga 300.000.

Jadi, tak sampai sejuta saya mengeluarkan biaya untuk kelahiran putri saya di RSU Mitra Sejati menggunakan fasilitas BPJS PNS (Askes).

Jika ibu tidak bisa memberikan ASI eksklusif, maka wajib membeli susu formula untuk bayi.  Harga susu bayi tergantung merk dan ukuran kemasan.  Estimasi sekitar 75.000 s.d. 250.000 perbulan.  Jika ASI ibu mengalir, meskipun bayi terkadang menolak puting ibu, maka disarankan tetap memberikan ASI dalam botol.  Harga pompa ASI sekitar 25.000 (manual/biasa) s.d. 1.000.000 (elektrik, lengkap dengan botol dan dot).

Selama menyusui, ibu hendaknya mengkonsumsi makanan sehat dan memenuhi kebutuhan nutrisi.  Alternatif lain yang tidak diwajibkan untuk menjaga kualitas dan kuantitas ASI adalah dengan mengkonsumsi susu khusus untuk ibu menyusui.  Estimasi sekitar 75.000 s.d. 250.000 perbulan.


Persiapan-persiapan Lainnya

Lahirnya buah hati adalah sebuah anugerah terindah untuk pasangan suami-istri, karenanya segala hal dan besaran biaya untuk menyambut kehadirannya hendaknya tidak dijadikan sebuah beban untuk kedua orang tua.  Hal yang terpenting untuk dipersiapkan dalam menyambut buah hati adalah kesiapan mental dan pola pikir orang tua.

Menjelang masa persalinan dan sesudah bayi dilahirkan adalah masa-masa paling berat, dalam artian bahwa perhatian kita akan tertuju pada bayi, sehingga mungkin tak cukup waktu untuk beristirahat dan kurang tidur di malam hari.  Tapi yakinkan diri Anda bahwa semua kerepotan itu tidak sebanding dengan anugerah dan kebahagiaan yang Anda dapatkan.  Seperti yang saya tuliskan di atas, kehadiran buah hati dalam rumah tangga pasti membawa keluarga menuju ke level selanjutnya yang mengharuskan orang tua lebih dewasa, termasuk memprioritaskan buah hati Anda.  Seperti halnya ngidam, Sindrom Baby Blues sangat tidak beralasan dan bukan dijadikan alasan untuk menyalahkan orang lain atau diri sendiri, apalagi menyalahkan bayi.

Yakinlah bahwa kehadiran buah hati menjadikan Anda pasangan suami-istri yang sempurna, meskipun bukan tujuan akhir, karena itu saya ucapkan selamat dan semoga keluarga Anda selalu sehat.

Jika ayah dan/atau ibu memiliki pengalaman dan pendapat lain, jika berkenan, silahkan dibagikan melalui kolom Komentar di bawah.

Selamat menyambut kehadiran buah hati,

Arisandy Joan Hardiputra & Clarissa
ARISANDY JOAN HARDIPUTRA, S.E.

Komentar

  1. nice info bang, saya bentar lagi mau menyambut kedatangan jabang bayi juga :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah, pasti deg-degan nungguin si kecil menyambut dunia.
      Semoga sehat selalu sekeluarga, si jabang bayi juga nantinya lahir selamat, sehat, dan normal.
      Aamiin!

      Hapus
  2. Waktu melahirkan menggunakan bpjs,dokumen apa aja yang diperlukan untuk diberikan k RS selain surat rujukan dr faskes 1?kebetulan sy jg mw melahirkan menggunakan bpjs..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pertama, saya jelaskan dulu kalo fasilitas BPJS yang saya gunakan adalah BPJS Kesehatan (dulu bernama ASKES) untuk PNS. Syarat2nya hanya menunjukkan kartu BPJS (saat itu masih kartu Askes yang belum diperbaharui) atas nama pasien (istri saya) dan KTP, setelahnya pihak RS meminta kita mengisi formulir yang udah disediakan.

      Kalo untuk BPJS Ketenagakerjaan, mohon maaf, saya tidak punya pengalaman.

      Semoga sehat dan lancar aja sampai masa kelahiran nanti, Mbak Dinda. Nitip cium buat si kecil.

      Hapus
  3. sangat bermanfaat, terimakasih ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah!
      Terima kasih kembali. Semoga bayinya sehat.

      Hapus
  4. sangat bermanfaat infonya, semoga Allah melancarkan persalinan saya yang insyaAllah jatuh di akhir november ini. amin

    BalasHapus
  5. Alhamdulillah!
    Aamiin... semoga sehat selalu, ibu dan bayinya.

    BalasHapus
  6. Trimakasih sekali infonya kak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama-sama. Semoga bermanfaat. Saya doakan ibu dan bayinya juga sehat.

      Hapus
  7. Waah artikelnya sangat membantu gan untuk banyak orang,, infor dana memang krusial untuk banyak ibu hamil... nice info

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih. Alhamdulillah kalo infonya berguna untuk banyam orang.

      Hapus
  8. Attractive section of content. I just stumbled upon your website and in accession capital
    to assert that I acquire in fact enjoyed account your blog posts.
    Any way I'll be subscribing to your augment and even I achievement you access consistently rapidly.

    BalasHapus
    Balasan
    1. I'm not sure what you mean, but thank you... I guess.

      Hapus

Posting Komentar

Setiap bentuk penyalinan (copying) blog ini harus menyertakan link/URL asli dari Blog CECEN CORE.

Postingan populer dari blog ini

Multiple Personality Disorder / Alter Ego : Sebuah Anugerah Atau Kutukan Neurosis?