Postingan

Menampilkan postingan dari 2013

Family Gathering KPPN Banda Aceh Tahun 2013 : Melepas Penat Sejenak Untuk Mengisi Ulang Energi Jelang Tutup Tahun Anggaran

Gambar
Hari Minggu (1/12/2013) lalu, saya dan kolega mengikuti kegiatan Family Gathering Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Banda Aceh Tahun 2013 yang berlokasi di d'Mata Ie Hillside Adventure & Waterpark, Kabupaten Aceh Besar.  Meskipun sebenarnya kegiatan ini diperuntukkan untuk seluruh pegawai KPPN Banda Aceh beserta keluarga, namun saya tidak bisa mengikutsertakan istri, dikarenakan jarak dan waktu yang tidak memungkinkan.  Kegiatan ini bertepatan dengan momen akhir tahun, dimana selalu saja terjadi penumpukan pekerjaan, karena alasan itulah permintaan cuti dan izin saya untuk menjemput dan mengantar istri ditolak oleh atasan.  Seperti yang saya tuliskan di blog-blog sebelumnya, istri saya tinggal dan bekerja di Kota Medan, sedangkan saya harus bekerja di Kota Banda Aceh; intensitas pertemuan kami hanya sekali setiap dua pekan.  Namun setelah kegiatan,  saya bersyukur tidak jadi mengajak istri -yang sedang mengandung anak pertama kami- mengikuti kegiatan ini, menginga…

Ngopi Bareng Rekan-Rekan Blogger Medan Community (BMC) di Omerta : Secuil Pelajaran Tentang Kopi dan Blogging

Gambar
"Di Omerta, biji kopi baru digiling, diseduh, dan disajikan kepada pelanggan untuk menjaga kualitas, rasa, dan aromanya. Terkadang, beberapa pelanggan datang ke Omerta, yang satu memesan kopi, dan yang lain tidak. Ketika aku membuat kopi, aromanya menyerbak dan tercium ke seluruh ruangan. Tadinya si pelanggan ini nggak memesan kopi, jadi tersugesti, penasaran, dan akhirnya ikut memesan kopi. Itulah salah satu daya magis kopi."(Denny Sitohang, pemilik Omerta Store & Cafe).
Malam itu, Sabtu (2/11/2013) selepas Maghrib saya ditemani istri bergegas menuju ke Omerta Store & Cafe -kedai kopi sederhana yang berlokasi di Jalan Wahid Hasyim No.9, Kota Medan- untuk memenuhi undangan terbatas Denny Sitohang, pemilik Omerta sekaligus rekan saya di Blogger Medan Community (BMC). Katanya sih untuk icip-icip kopi dan nongkrong bareng, tapi bagi saya, momen ini merupakan kesempatan untuk bertatap muka langsung dengan rekan-rekan anggota BMC yang biasanya hanya bisa bertegur-sapa dan…

Cerita Sedekade Seorang Insan Ditjen Perbendaharaan di Perantauan Pulau Sumatera

Gambar
Berbagai macam perasaan bercampur aduk ketika saya membaca Surat Keputusan (SK) Mutasi bertugas untuk pertama kalinya sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) ke Kota Medan.  Saat itu saya dan rekan-rekan alumni Program Diploma Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) tahun 2002 masih berstatus sebagai pegawai magang di Kantor Pusat Badan Akuntansi Keuangan Negara (BAKUN).  Senang, kaget, dan juga ngeri melebur menjadi satu ketika saya mengetahui akan melanjutkan karir pertama kali ke ibukota Provinsi Sumatera Utara.  Senang, karena penempatan saya ke Kota Medan masih terbilang beruntung dibandingkan rekan-rekan yang dipindahkan ke wilayah bagian timur Indonesia.  Selain itu, status Kota Medan yang merupakan kota administratif terbesar ketiga setelah Jakarta dan Surabaya sedikit menenangkan hati.  Kaget, karena saat itu saya diisukan akan ditempatkan di Pontianak -ibukota Provinsi Kalimantan Barat.  Membayangkan suasana dan karakter keras orang Medan seperti yang banyak digambarkan di…

Layanan Filial KPPN Banda Aceh di Kota Sabang : Pengembangan Layanan Untuk Peningkatan Pelayanan Kepada Stakeholders di Wilayah Paling Barat Indonesia

Gambar
Unit kerja tempat saya bekerja saat ini, Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Banda Aceh, memiliki wilayah kerja yang sangat luas meliputi Kota Banda Aceh, Kota Sabang, Kabupaten Aceh Besar, Kabupaten Pidie, dan Kabupaten Pidie Jaya.  Dikarenakan luas wilayah kerja yang meliputi hingga ke Kota Sabang, KPPN Banda Aceh dituntut untuk memberikan inovasi layanan yang memberikan kemudahan, efektivitas, dan efisiensi untuk stakeholders yang berada di wilayah paling barat di Indonesia.

Antara Konser Grup Band Idola, Pertandingan Tim Sepak Bola Favorit di Jakarta, dan Istri

Gambar
Kesamaan antara konser grup band idola, pertandingan tim sepak bola favorit di Jakarta, dan istri saya adalah : semuanya jauh dari jangkauan dan memerlukan pengorbanan waktu dan biaya yang besar.

Bob dan Cathy, Dua Ekor Kucing yang Merefleksikan Kehidupan

Gambar
Saya dan istri dibesarkan dari keluarga pencinta kucing. Sejak kecil kami akrab dengan keberadaan dan berbagai tingkah hewan berbulu ini. Saya tak ingat lagi berapa ekor kucing yang telah menjadi penghuni tetap di rumah. Perpisahan dengan hewan-hewan ini hampir tak pernah mudah. Sebagian mati karena sakit, diracun orang, atau diculik orang, sebagian lagi kami berikan kepada orang lain yang kami anggap membutuhkan terapi kucing.

Ulang Tahun Saya ke-30 : Lagi, Sebuah Renungan Akan Kehidupan

Gambar
Sewaktu kecil, saya mempunyai banyak keinginan dalam hal profesi jika tumbuh dewasa.  Mulai dari polisi, tentara, pilot jet tempur, astronot, anggota tim SAR, hingga petugas pemadam kebakaran (hei, di mata anak-anak, membawa tabung di belakang punggung, mengenakan masker oksigen, sambil menyemprotkan air di kobaran api, terlihat super keren).  Orang tua dan nenek juga selalu mencoba memotivasi untuk selalu belajar agar menjadi orang sukses.  Pada masa saya kecil dulu, saya diajarkan bahwa presiden, dokter, insinyur atau arsitek sepertinya profesi yang menjanjikan, padahal saya sih masa bodoh aja.  Artinya juga saya gak tahu.  Entah kenapa, tapi dari sejak kecil saya memang menggemari pekerjaan yang memacu adrenalin.  Lagipula profesi-profesi 'mulia' itu kini sudah banyak melenceng dari tujuan mulianya dan seringkali disalahgunakan.


Pernikahan Arisandy Joan Hardiputra, S.E.dan Epi Friezta Dewi Hasibuan, S.H.

Gambar
"Saya terima nikah Epi Friezta Dewi Hasibuan, maharnya satu setengah gram emas dan lima ratus ribu rupiah tunai."

Sepenggal kalimat di atas adalah ijab kabul saya sekaligus sebagai ikrar dan janji kepada pasangan dan keluarganya untuk selalu menyayangi, melindungi, mendampingi, serta menjaga pasangan sebagai pendamping hidup selamanya.  Tanggal 24 Maret 2013, tepatnya pukul 09.20 WIB, saya dan pasangan secara legal dan halal telah disahkan sebagai pasangan suami-istri.


Spontanitas : Melepaskan Topeng Diri dan Menjadi Diri Sendiri

"Prestasi terbesar dalam kehidupan adalah saat Anda tetap menjadi diri Anda sendiri ketika dunia mencoba mengubah Anda."

Seringkali kita dengar nasihat dari rekan, keluarga, teman, para ahli, atau tukang sok pintar, dan tukang omong kosong lainnya tentang menjadi diri sendiri. Nasihat dan saran yang bagus, namun pastinya sangat sulit untuk diterapkan. Pada nyatanya mencoba mengenali diri kita sendiri adalah proses alamiah yang berlangsung cukup panjang dan berdasarkan riset spontan yang terjadi selama bertahun-tahun. Seperti saya tuliskan, 'spontan', jadi sebenarnya proses yang disengaja untuk mencoba menjadi diri kita sendiri adalah sebuah omong kosong. Semakin kita berusaha menjadi diri sendiri, justru akan membuat kita semakin menjadi pribadi lain atau mencoba meniru pribadi orang lain yang kita jadikan tolok ukur/panutan/sosok ideal. Dengan kata lain, kita akan tersesat dan terbebani dengan gambaran sosok ideal dan semakin tidak mengenali kepribadian sejati. Diri…

Sesi Pemotretan Pre-Wedding Arisandy Joan Hardiputra & Epi Friezta Dewi Hasibuan

Gambar
Sabtu, 16 Pebruari 2013.  Bahkan mentari belum juga menampakkan diri saat alarm di ponsel saya melantunkan lagu Lost-nya Michael Buble.  Sambil menahan kantuk dan juga rasa dongkol karena tidur pulas harus terganggu oleh alarm ponsel sialan, saya menyentuh tombol Snooze di layar ponsel yang menunjukkan pukul 05.30 WIB.  Paling tidak saya masih bisa menikmati sepuluh menit waktu tambahan untuk kembali berharap mendapatkan tidur pulas.  Tapi memang pagi itu harga diri saya bukan saja terampas oleh alarm ponsel sialan, tapi juga oleh suara nada dering yang melantunkan Mr. Saxobeat-nya Alexandra Stan.  Lagu bergenre techno-dance ini biasanya bisa membuat saya ceria, namun pagi ini malah membuat saya ingin menenggelamkan ponsel di gelas penuh air yang saya letak di sebelah tempat tidur.  Ya, seandainya saja bukan pasangan yang menelepon, mungkin pagi itu akhir riwayat dari Samsung Galaxy I-551.  Suara cerewet di ujung telefon menyolot, "Hei, Wak Uteh, udah bangun belum?"


Berusaha Melanjutkan Hidup Pasca Mutasi ke Kota Banda Aceh

Gambar
Sudah sebulan sejak kepindahan saya ke Kota Banda Aceh akibat mutasi dari intansi tempat saya bekerja.  Berat rasanya meninggalkan Kota Medan yang sudah menjadi bagian hidup saya selama hampir 10 tahun.  Ya, hampir sepuluh tahun saya menghabiskan masa usia produktif di kota terbesar ketiga di Indonesia itu.  Dalam kurun waktu hampir se-dekade itu, banyak kenangan terukir, tempat-tempat yang saya singgahi, hingga orang-orang yang saya kenal.  Kini, saya dipaksa meninggalkan mereka.  Dipaksa? Ya, karena jelas saya tidak menginginkan untuk meninggalkan Kota Medan (selain ke pulau Jawa), apalagi harus pindah ke Aceh yang dikenal dengan wilayah rawan gempa dan tentunya... konflik.


Kawasaki Ninja 150R EVILution : Memories From December 2005 to January 2013

Gambar
Sejak akhir Desember 2005 kau telah menemaniku dalam keseharianku di Kota Medan.  Berdua kita menghabiskan banyak cerita, beragam kisah dan duka, semuanya kini menjadi pengalaman baik dan buruknya kehidupan.  Setiap hari aku selalu membersihkan dirimu, tak rela jika sedikitpun debu menempel di rangka serta badanmu.


Maafkan aku jika dari awal tahun 2005 aku mulai membagi hatiku dengan seorang bidadari cantik yang juga mahasiswi junior di kampusku.  Di pertengahan tahun 2006 aku juga membuat kekhilafan dengan membuatmu rusak parah saat terjatuh dengan kecepatan tinggi di persimpangan jalan Sudirman - Diponegoro.  Namun sejak saat itu engkau melalui banyak tahapan transformasi menjadi lebih gagah dan garang.  Anggap saja itu ungkapan permintaan maafku sekaligus hadiah untukmu karena selama lebih-kurang 5 (lima) tahun aku menduakan hatiku dengannya.



Panas terik tak kau pedulikan, hujan deras tak mampu membuatmu gentar, jalanan licin tak menyurutkan niatmu untuk mengantar kami ke tempat t…