Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2012

Tribute to Thabby : Sang Ratu Kucing yang Memiliki Perasaan Seperti Manusia

Gambar
"Seekor kucing memilih sendiri manusia yang akan menjadi tuannya, bukan sebaliknya."
Saya lahir dan dibesarkan di sebuah keluarga pencinta kucing, khususnya ibu saya.  Bagi beliau, kucing adalah anak kelima, keenam, ketujuh, dan seterusnya (mengingat fakta bahwa dia memiliki empat orang putra kandung).  Mungkin karena saking sayangnya ibu saya kepada kucing-kucingnya, sampai-sampai kemanapun ibu saya pergi, 'anak-anak'nya yang berekor akan mengikutinya.  Bagi ibu dan saudara-saudara saya, kucing adalah raja dan ratu di rumah kami.  Mereka bebas bertengger, tidur, atau menyebarkan bulu-bulu halusnya dimanapun mereka mau.  Bahkan, kucing-kucing kami mempunyai jadwal mandi rutin setiap bulan.  Untuk ritual ini, ibu saya bahkan menggunakan sabun khusus yang harganya lebih mahal dari sabun mandi saya sendiri.  Seperti yang saya bilang tadi, kucing adalah raja dan ratu di rumah kami.

Kawasaki Ninja 150R EVILution Edition by CECEN CORE

Gambar
Bagi para pecinta kucing, pasti pernah mendengar pepatah yang berbunyi : "Seseorang tidak memilih seekor kucing untuk dijadikan hewan peliharaannya, tetapi kucinglah yang memilih orang yang akan menjadi majikannya."  Jika dipersonifikasikan, pepatah itu sebenarnya juga berlaku bagi segelintir bikers (penggila motor).  Sebuah motor memilih sendiri rider-nya.  Sedikit berlebihan?  Bagi Anda penggila motor tentu tidak.  Seperti yang saya tuliskan tadi, pepatah ini hanya berlaku bagi segelintir bikers yang memahami benar makna dari brotherhood & ‘penyatuan jiwa’.  Pepatah ini hanya berlaku bagi mereka yang memperlakukan motornya layaknya diri sendiri atau belahan jiwa, bukannya sekedar tunggangan untuk cari muka, media pamer, atau ajang menggaet lawan jenis, apalagi sesama jenis (ah, F*CK them!) –terlepas dari apapun jenis motornya.