Postingan

Sinergisme "Maling Gorengan" dan "Gembel" yang Berhasil Membuka Mata Banyak Pihak

Gambar
KBBI : Gembel = melarat; miskin sekali.
Minggu (4/11/2018), pertandingan besar dilangsungkan di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, antara tuan rumah PERSEBAYA melawan Persija, sebagai bagian kompetisi Liga 1 tahun 2018. Laga yang disebut-sebut akan menjadi lahan panen sanksi denda dari PSSI ini justru berjalan sangat menarik, ditambah dukungan sepanjang laga dari BONEK yang sangat atraktif. Jika saya tuliskan 'sepanjang laga', maka itu benar-benar terjadi, bukan hanya selama 90 menit, tapi juga menjelang dan selepas pertandingan. Namun demikian, sebenarnya BONEK (dan juga panitia) memiliki motivasi tambahan dengan mencoba memanfaatkan situasi dan momen permasalahan antara Via Vallen dan penyerang Persija asal Kroasia, Marko Simic. Via Vallen sendiri adalah penyanyi dangdut yang juga arek Suroboyo. Dalam salah satu Instagramstory-nya beberapa waktu lalu, Via men-screen capture sebuah pesan dari seseorang yang melecehkan dirinya secara seksual dengan mengaburkan identitas …

Sebuah Catatan Kecil Tentang Keluarga

Gambar
Saya tak tahu bagaimana memulai tulisan ini. Sudah sekitar delapan bulan sejak saya menerbitkan tulisan terakhir di blog pribadi. Selama waktu itu, banyak hal terjadi dalam kehidupan saya, sebagian besar menarik dan menyenangkan. Sebenarnya saya sudah membuat beberapa konsep tulisan, tapi  belum termotivasi untuk menerbitkannya.

Saat ini saya sudah bekerja di Kota Surabaya, istri telah melewati usia ke-27, saya sendiri telah melewati momen ulang tahun yang ke-36. Pun begitu juga dengan anak-anak, masing-masing telah berusia empat dan satu tahun. Semuanya diperingati dengan kesederhanaan, setidaknya begitulah yang terlihat. Padahal bagi saya, momen kesederhanaan ini sangatlah istimewa. Untuk pertama kalinya saya bisa merayakan ulang tahun anak-anak bersama kedua orangtua saya. Mengingat saya telah sekitar 15 tahun bekerja di luar Pulau Jawa, sehingga harus berpisah dengan orangtua.



Pun demikian dengan pekerjaan. Kali ini saya bekerja di KPPN Surabaya II, dimana mayoritas rekan kerja b…

Menggerakkan Literasi di Lingkungan Ditjen Perbendaharaan

Gambar
"Tingkatkan Literasi Perbendaharaan Untuk Menggemakan Pembangunan", menjadi tema Hari Bakti Perbendaharaan Tahun 2018.  Tema ini bagi saya sangat menarik karena mengusung kata literasi. Tentunya saya sangat akrab dengan istilah ini, mengingat saya relatif cukup lama berkecimpung di dunia literasi, khususnya jurnalistik dan blogging. Selain menarik, tentu saja tema itu menjadi sangat tepat mengingat Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) sedang giat melaksanakan branding image (proses mengenalkan dan mendefinisikan identitas dan peranan organisasi kepada stakeholders dan/atau masyarakat). Branding tak harus melulu tentang logo, semboyan, atau media visual lain, melainkan juga tentang ulasan atau liputan terkait produk terkait. Dalam hal ini, branding DJPb lebih menekankan pada tulisan/artikel seputar proses penyelenggaraan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), kisah-kisah inspiratif para pegawai DJPb, dan peranan nyata DJPb dalam pembangunan, baik infrastruktur ma…

Melihat Bagaimana Standar Kualitas Pelayanan Publik Bertaraf Internasional dapat Diimplementasikan dengan baik di KPPN Banda Aceh

Gambar
Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) merupakan instansi vertikal Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan yang memperoleh kuasa dari Bendahara Umum Negara –yaitu Menteri Keuangan- untuk menjalankan sebagian fungsi Kuasa Bendahara Umum Negara. KPPN merupakan ujung tombak pelayanan Direktorat Jenderal Perbendaharaan kepada pemangku kepentingan (stakeholders) di daerah. Saat ini sebanyak 181 KPPN tersebar di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
KPPN Banda Aceh berlokasi di lantai 1 gedung A Gedung Keuangan Negara Banda Aceh yang berada di Jalan Tengku Chik Ditiro, Kota Banda Aceh. KPPN Banda Aceh beroperasi mulai pukul 07.30 WIB sampai dengan 17.00 WIB setiap hari kerja Senin hingga Jumat. Di KPPN Banda Aceh, kita bisa melihat bagaimana standar pelayanan publik sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 telah diterapkan dengan baik dan bisa dijadikan pilot project bagi instansi-instansi pemerintah lain di Aceh.
Tak heran melihat b…

Pengalaman Menginap di Hermes Palace Hotel Banda Aceh Saat Malam Pergantian Tahun

Gambar
Banyak cara bisa dilakukan untuk menghabiskan malam tahun baru sekaligus merayakan pergantian tahun. Saya sendiri sudah beberapa kali merayakan malam pergantian tahun, kebanyakan diisi dengan kegiatan bersenang-senang dan berpesta, tentunya saat saya masih melajang. Saya pernah menghabiskan malam pergantian tahun di klub malam, konvoi menggunakan motor, dan bahkan terjebak kemacetan parah Kota Medan hingga lima jam lamanya dalam mobil. Setelah berkeluarga, saya tentunya menghabiskan malam pergantian tahun bersama dengan keluarga, baik itu keluarga inti maupun keluarga besar. Bukan berarti tidak bersenang-senang tentunya, hanya saja kali ini kebahagiaan itu terasa lebih bermakna.

Baca juga tulisan saya berjudul : Tahun Baru = Harapan Baru = Mental Baru
Pada malam pergantian tahun kemarin, saya dan keluarga memilih untuk 'merayakannya' dengan menginap semalam di Hermes Palace Hotel Banda Aceh. Tak seperti di kota-kota lain, pergantian malam tahun baru di Serambi Mekkah dilalui d…

Jalan-jalan Akhir Pekan Bersama Keluarga dalam Kota Medan : Mengunjungi Wonders Water World dan Rahmat Gallery

Gambar
Liburan akhir pekan bersama keluarga tak selalu harus ke luar kota atau ke luar negeri. Jika esensinya adalah sekedar meluangkan waktu senggang dan bersenang-senang bersama keluarga, tentunya tempat wisata dalam kota juga bisa jadi pilihan, apalagi jika usia anak-anak masih tergolong balita.

Baca Tulisan saya berjudul : Pengalaman Liburan ke Ancol dan Menginap di Discovery Hotel and Convention.
Tanggal 18 dan 19 November 2017 lalu, saya merealisasikan rencana mengajak jalan-jalan putri saya yang berumur 3 tahun, Clarissa. Sejak beberapa waktu lalu saya ingin mengajaknya berenang, dan mengunjungi Rahmat International Wildlife Museum and Gallery (selanjutnya disebut Rahmat Gallery), sebuah museum satwa/fauna yang lokasinya masih berada di dalam Kota Medan, tepatnya di Jalan S. Parman.
Sejak Jumat (17/11) saya sudah bergegas menuju Kota Medan melalui jalur udara. Penerbangan dari Banda Aceh menuju Bandara Kualanamu hanya sekitar satu jam. Setelahnya saya menuju Stasiun Kereta Api Medan m…

BONEK dan PERSEBAYA : Refleksi Kilas Balik Pertempuran 10 November 1945

Gambar
Sekilas Revolusi Surabaya/Insiden Bendera Berdarah
Malam hari, 18 September 1945, rakyat Indonesia, khususnya warga Surabaya, masih larut dalam euforia proklamasi kemerdekaan, ketika bendera triwarna Belanda berkibar di atas Hotel Yamato (kini bernama Hotel Majapahit), Surabaya. Peristiwa ini memicu aksi protes besar-besaran oleh warga Surabaya keesokan hari. Aksi protes yang akhirnya berujung pada kerusuhan... dan pertempuran. Bahkan pertempuran ini tercatat sebagai pertempuran terbesar dan terberat dari rangkaian pertempuran pascaproklamasi yang menjadi bagian dari Revolusi Nasional Indonesia. Pertempuran ini juga merupakan pertempuran terbesar yang pertama kali terjadi setelah perang dunia II berakhir (sumber : buku Good News from Indonesia, oleh Akhyari Hananto.
"The Indonesian people in Surabaya did not care about the victims. If one fell, another one came forward. Bren firing continued to arrive in greater numbers, pushing on and on..." (Lieut-Col. A.J.F. Doulton, dala…