Postingan

Cerita Pre-Partum Blues yang Akhirnya Menghampiri Istri

Gambar
Sebelum menulis lebih jauh tentang Pre-Partum Blues yang kemungkinan menghampiri istri, saya akan terlebih dahulu menjelaskan mengenai definisi sindrom ringan yang satu ini. Jika mungkin Anda lebih familiar dengan istilah Baby Blues Syndrome, yaitu kondisi dimana ibu merasa gelisah, cemas, dan/atau emosional pasca melahirkan akibat perubahan hormonal. Maka pre-partum blues adalah kondisi yang mirip namun dialami saat sebelum persalinan. Kenapa saya sebut sindrom ringan? Karena ini hanya masalah hormonal atau sifatnya bukan kronis, dan berlangsung sementara. Tingkatan lebih lanjut bukan lagi disebut sindrom, melainkan depresi. Kecemasan yang dirasakan istri juga tidak menyasar ke banyak hal, melainkan lebih kepada kecemasan pada kondisi anak pertama kami yang kini berusia 3 (tiga) tahun.



Anak pertama kami -seorang putri- merupakan anak yang cerdas dan energik, karena sejak di dalam kandungan kami sudah memberikannya kasih sayang yang terbaik, bukan hanya dalam bentuk materi, tapi juga…

Ketika Harus Tinggal Berjauhan (lagi) Dari Keluarga

Gambar
Saat menulis blog ini di sela-sela kesibukan jam kerja, sudah memasuki hari ketiga saya harus berjauhan dengan anak dan istri yang berada di Kota Medan untuk mempersiapkan kelahiran buah hati kami yang kedua. Memang 'baru' tiga hari, belum terlalu lama. Namun jika Anda memiliki ikatan yang sangat membahagiakan dan waktu-waktu berkualitas bersama keluarga, maka yakinlah bahwa tiga hari terasa sudah cukup lama.



Saya merasa sangat kesepian di rumah. Jika biasanya putri kecil saya yang saat ini berusia tiga tahun akan menyambut saya sepulang kerja dengan senyuman dan antusias mengajak saya berkendara berkeliling di jalanan sekitar lingkungan tempat tinggal, kini saya harus merasakan kembali pulang dengan lesu. Pun demikian jika malam tiba, biasanya saya dan istri akan bergantian menceritakan dongeng pada si Kecil sambil minum susu hingga ia tertidur, berebut bantal atau spot strategis di atas kasur hingga istri merasa kesal dengan tingkah konyol kami, atau merasakan lembutnya tan…

Pengalaman Liburan ke Ancol dan Menginap di Discovery Hotel and Convention

Gambar
Berawal saat putri saya menonton sebuah acara di televisi mengenai lumba-lumba. Seperti biasa, setiap kali dia menonton televisi, sebisa mungkin saya mendampingi dan memberikan penjelasan tentang objek-objek yang ditayangan. Saat itu saya menerangkan bahwa lumba-lumba adalah hewan yang cerdas dan bersahabat, khususnya saat ada adegan mamalia itu (bukan ikan) mencium manusia. Sepertinya adegan itu sangat berbekas di benak putri saya karena sepanjang hari dan hari-hari berikutnya dia terus mengatakan keinginannya dicium lumba-lumba.
Kebetulan tanggal 22 hingga 24 Mei 2017 lalu, saya mendapatkan tugas mengikuti Diklat Pendampingan Penyusunan Laporan Keuangan Kementerian Negara/Lembaga Tahun 2017 di Kota Medan. Karena putri saya sangat antusias tentang semua hal mengenai lumba-lumba, istri pun iseng-iseng mengecek sebuah website penyedia layanan pemesanan tiket daring. Sepertinya memang saat itu keberuntungan berpihak pada kami, karena sedang tersedia promo diskon dan cashback untuk pemesa…

Semakin Mengagumi Sri Mulyani Melalui Kuliah Umum di Unsyiah

Gambar
Kamis (5/1) menjadi satu hari yang berkesan bagi saya karena bisa menyaksikan dan mengikuti kuliah umum yang langsung dibawakan oleh salah satu Srikandi Indonesia idola saya : Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati (SMI). Terus terang, saya mengidolakan SMI sejak beliau menjabat sebagai Menkeu periode sebelumnya, saat itu masih sebagai anggota Kabinet Indonesia Bersatu di bawah pimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. SMI menjadi sosok menkeu yang menurut saya berhasil merombak besar-besaran instansi yang dipimpinnya, tempat dimana saya juga bekerja. Perombakan besar ini kemudian lebih dikenal dengan istilah Reformasi Birokrasi. Reformasi Birokrasi di jajaran Departemen Keuangan (kini bernama Kementerian Keuangan) menjadi salah satu pionir dan titik tolak terhadap reformasi birokrasi di kementerian lain, bahkan hingga luar negeri. Salah satu polanya adalah penerapan rewards and punishments yang signifikan dan sama sekali berbeda.
Sepertinya kepergian SMI dari Kementerian…

#PrayForAceh : Gempa 7 Desember Dini Hari, Terkuat yang Pernah Saya Rasakan

Gambar
Hari Senin (5/12/2016) kebetulan saya mendapat tugas giliran selama lima hari kerja ke Unit Layanan Filial (semacam kantor cabang) Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Banda Aceh di Kota Sigli, berjarak sekitar 110 km dari Banda Aceh, melewati pegunungan Seulawah Agam. Saya menempuhnya selama sekitar 2 jam 15 menit menggunakan motor.
Karena saat itu sudah memasuki masa akhir tahun anggaran, maka antrian permintaan pencairan dana menumpuk dan pekerjaan pun baru bisa kami selesaikan malam hari. Saat itu, Selasa (6/12), ratusan Surat Perintah Membayar (SPM) yang harus kami proses hingga selesai sekitar pukul 1, Rabu dini hari (7/12). Setelahnya, saya tidak langsung beranjak tidur, melainkan menulis artikel tentang eksibisi sepakbola yang saya jalani bersama rekan-rekan tim Oeang FC (klub sepakbola beranggotakan pegawai Kemenkeu Banda Aceh) hari Sabtu sebelumnya di Lhokseumawe. Kebetulan saat itu saya juga menantikan siaran langsung pertandingan Liga Champions Eropa di televisi,…

#RIPIntan, Anak-anak Korban Terorisme yang Membuka Luka Lama

Gambar
Lebih dari sedekade lalu, saat itu saya masih berumur belasan tahun, orangtua saya masih membuka usaha toko di rumah, dengan menjual berbagai kebutuhan rumah tangga, jajanan, minuman ringan, dan sebagainya. Pun demikian dengan kakak lelaki (abang) saya, yang membuka usaha kafe di malam hari bersama dengan teman-teman sekolahnya. Bisa dibilang, dulu toko usaha orangtua saya ini termasuk laris dan banyak pelanggan, khususnya dari kalangan tetangga sendiri, termasuk anak-anak yang seringkali membeli aneka jajanan yang terpampang rapi di etalase toko. Salah satunya seorang anak lelaki, kami biasa memanggilnya Tinus. Meski saat itu saya masih remaja yang duduk di bangku SMU, namun hingga kini saya masih ingat betul perawakannya yang agak gemuk, menggemaskan, dan berambut ikal layaknya tokoh Ikal dalam film Laskar Pelangi. Dengan memakai kaos oblong dan celana pendek, disertai gayanya yang malu-malu, Tinus memilih jajanan di toko kami. Terkadang Tinus mengajak serta adik perempuannya (kala…

Jangan Mengkritik Metode Parenting Orangtua Lain

Gambar
Bermula saat saya turut membaca sebuah blog yang sebenarnya saat itu sedang dibaca oleh seorang kolega di kantor, tentang kritikan si penulis terhadap metode parenting (pola asuh anak) orangtua lain yang menjadi objek tulisannya. Jadi di dalam blog itu dituliskan ada seorang ayah yang kebetulan anaknya mendapatkan nilai ujian yang 'kurang memuaskan' pada mata pelajaran matematika (di blog ditulis 'jelek'). Sang ayah tidak keberatan dengan nilai akademis anaknya dan menghibur anaknya lebih-kurang dengan kata-kata seperti ini, "Tidak apa-apa, Nak. Yang penting kamu udah berusaha maksimal." Dan sang ayah juga meyakini bahwa anaknya memiliki kelebihan dan bakat di bidang selain matematika.  Nah, argumen muncul saat penulis blog tidak sependapat dengan pemikiran sang ayah tersebut, dan menulis bahwa 'pembiaran' seperti itu justru tidak mengajarkan motivasi dan kedisiplinan pada anak. Anak seharusnya tetap diberikan 'dorongan' untuk terus belajar d…